Ambon, 21 Agustus 2025 – Balai Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Daerah Tertinggal (BPPMDDT) Ambon resmi meluncurkan Budaya Kerja ARIKA beserta Maskot Budaya Kerja Nurika, Burung Nuri Raja Ambon yang menjadi simbol semangat kerja penuh cinta dan pelayanan prima.
Kata “Arika” berasal dari dialek Ambon dan Kepulauan Lease yang berarti gesit, cekatan, serta cepat tanggap. Dalam pengembangannya, ARIKA dirumuskan menjadi lima nilai utama budaya kerja, yaitu:
- Akuntabel – setiap pegawai bertanggung jawab terhadap kinerja dan hasil kerja secara transparan.
- Responsif – sigap memberikan pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan desa.
- Integritas – menjunjung tinggi kejujuran, konsistensi, dan komitmen dalam bekerja.
- Kekeluargaan – menciptakan suasana kerja yang harmonis, penuh kebersamaan, serta saling menghargai.
- Asri – membangun lingkungan kerja yang tertata, nyaman, dan sehat, sekaligus mendorong terwujudnya desa yang hijau, bersih, dan lestari.
Maskot Nurika hadir untuk memperkuat identitas budaya kerja tersebut. Sebagai Burung Nuri Raja Ambon, Nurika merepresentasikan kekayaan hayati Maluku sekaligus membawa filosofi warna bulu merah, hijau, dan biru yang selaras dengan warna logo Kementerian Desa PDT. Nurika tampil mengenakan baju Baniang khas Ambon, menegaskan semangat pelayanan yang ramah, humanis, dan berakar pada budaya lokal.
Dengan diluncurkannya Budaya Kerja ARIKA dan Maskot Nurika, BPPMDDT Ambon berharap semangat baru ini dapat memperkuat kinerja aparatur serta memberikan pelayanan yang lebih prima, transparan, dan berdaya guna bagi masyarakat desa di Maluku dan Maluku Utara.